cinta pertama

22.50 Abary 0 Comments

Hubungan gue dan sarah ternyata makin serius,dan temen2 nya bisa juga baca sinyal gue. Suatu sore hari kamis apa selasa,gue digeret ke kantin. Disana udah ada sarah. Yang ada difikiran gue adalah,apakah gue bakal nembak dia disitu. And it did happen . ketika gue nembak dia,gue bilang gini:

Sarah,ketika ada seribu wanita cantik dateng ke aku,aku Cuma mau kamu. Aku tu aku nggak punya segalanya. The looks,the fortune,the fame. Tapi aku punya 1 untuk kamu. Cinta. Entah kamu mau nerima apa enggak. Tapi yang jelas aku suka kamu. Will you love me back sar?
Semenit dia hening. Sewindu jawabannya datang. Gue sangat tegag mengingat inilah the moment of truth. Dia jawab
“iya,gue mau”
Bak sara bareilles memainkan jemari indah nya di piano, gue hanya bisa terpaku . the way the world works,kata pixie lott.  Kala itu,gue kontan kabur. Entah malu,entah senang. The way,the world works...

Seperti kenyataan yang terpicu dalam film jomblo,bulan pertama dalam pacaran adalah masa terindah dalam hidup gue. Setiap detik selalu terbayang wajahnya dia. Love song selalu terputar di otak,hidup berasa ringan karena ada dia. Love,sure is beautiful...

Akan tetapi,film jomblo juga memuat,bulan ke dua,ke tig,dan seterusnya adalah masa drama. Shit,gue harus mengakui film itu benar adanya. Drama mulai bermunculan. Gue dan dia yang baru pertama kali pacaran tentunya merasa awkward. Konflik kecil jadi besar. Masalah mulai berdatangan. Parahnya,putus nyambung harus terjadi. Ini yang menurut gue paling parah terjadi di kehidupan cinta. Putus nyambung,lo kesel:putus. Lo seneng:nyambung. Gue pun terbuai suasan yang mengatasnamakan cinta diatas segalanya. Entahlah. Mungkin gue emang korban cinta. Gue terlanjur cinta ke sarah. Sehingga kehilangan dia gue enggak mampu. Dari temen2 yang brengsek,sampai kakak yang over protektif. Ive had it all,dan gue yakin gue bisa ngadepin itu semua bersama dia. Karena gue sudah bersama dia sejak lama. Telah sewindu ku bersama dia....

Then i asked myself. Does love really comes first?

Post terkait

0 comments: