Mimesasiso,kolaborasi teater enhakam & 70

00.05 Abary 0 Comments

Preview Mimesasiso

2 februari 2013
23.45 malam

Satnite ini tidak biasa!!

Gue baru saja pulang dari pertunjukan teater kolaborasi antara sma 70,sekolah gw dan teater mahakam alias sma 6. Judul dari karya ini adalah "Mimesasiso" yang di sutradarai tika bravanie dan tamimi rujita. Naskah ini asli dan dibuat langsung oleh dhannisa nurfira. Bagaimana preview nya? Mari kita simak berikut ini...

Alkisah ada si uang,si cinta,dan si takdir. Namanya adalah mimesa untuk si uang,mimesi untuk si cinta dan mimeso untuk si takdir. Mereka bertiga berusaha memperlihatkan ke kaum manusia siapa yang lebih kuat dan siapa yang lebih berkuasa. Manusia merasa muak dan lelah dengan apa yang sudah di sebabkan oleh mereka,jadi manusia menyuruh 3 hal ini menjadi manusia juga. Mulailah mimesasiso menjadi manusia.

Saat turun ke bumi mereka ada di dunia politik. Mereka sudah menjadi calon presiden,dan melihat warga nya berbicara. Pada dunia ini ada mahasiswa,selebriti dan pers yang berseteru (diakhiri pers disuap selebritis untuk diam) dan terdakwa yang selalu disalahkan. Mimesasiso masih bertengkar dan akhirnya dibuang ke dunia bawah. Nah,dunia bawah ini favorit saya soalnya ada farce yang jadi sawang plus bagian ini super kocak. Dunia bawah dipenuhi orang miskin dan kemelaratan,disini terlihat lah bahwa mimesa sebagai uang sudah membuat kepuasan dan juga ke sulitan bagi manusia. Komedi satire yang fresh juga ditampilkan disini,dengan nolia yang betawi asli mendukung juga serta farce yang super menghayati,dunia ini jadi favorit saya.

Mimesasiso masih bertengkar dan dipindahkan ke sebuah dunia dimana situasi nya adalah seorang ibu yang ingin menikahkan anaknya ke seorang lintah darat agar terbebas dari utang,mimesa dan mimesi jelas menolak dan laksya sebagai anak terakhir terpaksa memenuhi kemauannya. Mimeso sebagai takdir tertawa keras karena merasa takdir lah yang menyebabkan kesulitan mereka,namun mimesa menangis keras melihat tidak adilnya ini.

Puncak konflik adalah saat mimesasiso bertengkar lagi dan tidak mau menerima keadaan manusia yang dibuat onar oleh mereka,mimesasiso diserang oleh manusia dan berakhir dengan mimesi menangisi kematian mimeso dan mimesa,turut mengakhiri pentas ini dengan berkata bahwa apapun yang diperjuangkan di dunia ini pada akhirnya juga akan lenyap dan hilang untuk selamanya.

Mimesasiso menurut saya amatlah keren,teater yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit ini menghibur. Dengan harga 35rb untuk pelajar dan 50rb untuk umum dan berletak di grjs bulungan,mimesasiso mengangkat hal sederhana akan apa yang manusia perjuangkan selama ini

: cinta,kuasa takdir,dan uang

Lalu mengapa manusia tidak berusaha melupakan dan berjalan saja tanpa harus memedulikan itu? Karena emosi. Emosi sudah menjalar dan menyambangi kapasitas dalam otak sehingga cinta uang dan kuasa takdir adalah hal yan utama untuk dicapai. Kuasa untuk kehormatan, cita bisa menimbulkan kasih dan kebencian,serta uang bisa menimbulkan pertumpahan darah. Namun,hal terpenting dari kolaborasi enhakam 70 ini adalah bahwa 70 dan 6 adalah bersahabat, tidak ada barrier diantara para siswa dan mereka mampu membuat sebuah karya yang patut diapresiasi dan mampu membuat kita berfikir siapa yang sebenarnya berkuasa diatas dunia,kalau bagi saya sih,cinta deh *ketauan jomblo*

Mengutip dari farah salsabila / farce

"Jangan berhenti mencoba. Banyak hal baru yang belum dicoba ada di teater"

Post terkait

0 comments: