Cerpen part 1

11.27 Abary 0 Comments

19 april 2013
1.32 pagi

Enggak tau juga sih saking gabisa tidurnya saya jadi buat cerpen. Yah semoga aja seru dan bisa menghibur pembaca. Judulnya saya malas buat,silahkan langsung komen atau tweet kalau ada ide judulnya. Twitter dan instagram saya bisa diikuti di : Abarygregor

.…………

Aku berjalan di koridor sekolah. Gontai. Rasanya tidak seru lagi semenjak Robby,sahabat sejak sd pindah ke luar negri. Ia bilang ia kembali ke indonesia 3 tahun lagi. Lama bagi ku yang tidak terbiasa memiliki teman banyak. Aku berharap ia cepat pulang karena tidak begitu lama aku mulai merasa kesepian.

Sekolah menengah atas dimana aku bersekolah adalah sekolah cukup ternama yang dianggap elit oleh orang sekitar. Tak jarang banyak anak yang bersekolah disini adalah anak pejabat dan pengusaha sukses. Aku pun tau sekolah ini banyak orang kaya,dari parkiran sekolah saja sudah terlihat banyak mobil mewah berkeliaran. Sekalinya ada sepeda motor pun sepeda motor elit yang tipe nya jarang ditemui di jalanan. Sepeda? Ada juga. Punya mang ujang pembersih sekolah merangkap keamanan.

Tak terasa sudah 1 tahun lamanya aku masuk sekolah ini. Sebentar lagi akan ada kenaikan kelas dan aku makin merasa terasing dengan tidak ada nya teman. Semenjak Robby pergi,aku semakin pendiam dan sulit bicara. Aku sulit untuk bertemu orang baru dan malas juga untuk kenalan dengan orang baru. Kehidupan di sma pun semakin membosankan,aku butuh hal baru. Aku butuh tantangan baru.

Kelas dua akhirnya dimulai. Aku masuk jurusan ipa. Dan karena mengingat aku ingin tantangan baru,aku harus belajar bersosialisasi dan tidak canggung lagi jika berbicara dengan orang lain. Aku mulai dengan cara paling sederhana,ikut ekstra kurikuler. Ya entah kenapa dari kela satu aku tidak ikut ekskul dan aku juga tidak tertarik dengan banyak nya pilihan ekskul. Karena aku menyukai objek objek kecil,aku pun memilih ekskul fotografi. Entah kenapa di kamera aku bisa berbicara tanpa harus bersuara,dan kamera mentranslasikan bicara ku dalam gambar yang indah. Sore hari di ruang klub fotografi itu jadi terasa seru karena banyak anggota ekskul foto grafi yang menyambut kedatanganku. Aku pun hanya bisa tersenyum canggung dan berbcara sekenanya. Banyak dari mereka tidak percaya aku mau masuk klub fotografi. Aku pun akhirnya duduk di pojok ruangan klub fotografi. Aku mencoba membidik kamera ku,kulihat banyak teman teman klub. Ada Sari,Deka,Lulu,Tasya dan banyak lgi. Banyak dari mereka bercengkrama sebelum pelatih datang dan memberikan materi. Kubudik lagi kamera ku kearah lain nya.

Disanalah ia duduk
Anggun seperti angsa

Kuingat namanya...sang gadis yang pernah terkenal...dia pernah tersangkut skandal,ibu nya selingkuh dengan pengusaha. Wah,menarik. Dia sedang mengutak atik kamera nya juga. Dan tanpa sadar aku juga mengambil beberapa foto dari nya. Aku mencoba coba ingat namanya...duh,siapa ya

"Heh! Kok foto foto orang sembarangan aja?"

Hah! Dia tiba tiba sudah di sebelah ku,berdiri berkacak pinggang dan terlihat marah,karena diam diam mengambil fotonya

"Kok diem aja sih? Ohh..anak baru ya.."

....

"Emang pendiam ya lo. Kenalin,nama gue Lana. Lana Karina panjangnya. Lo siapa?"

"G..gue...ah...itu"

Sekejap saja aku lihat matanya
Dan aku kehilangan kata kata

"Nama gue Reza. Susah banget sih lo!" Tegur lulu kepadaku. Aku terbangun dari lamunan dan kembali melihat mata Lana. Tangank masih memegang kamera. Aku letakkan kamera itu dan menjabat tangannya. Tangan si gadis,bernama Lana.

"Nama gue Reza. Panjangnya... Reza Aria."

Inilah perkenalan kami
Inilah awal cerita kami

..........……

Oke segitu dulu yah ceritanya..ada niat sih mau dilanjut ke novel :) tapi karena kepala gw udah mau meledak saking gak tidur tidur ya segitu aja dulu. Gue bakal bagi cerita nya ke dalam berapa part. Dan kalo emang bener bisa dijadiin novel ya bismillah...udah ya. Meledak beneran nih. Semoga seru cerpennya :)

Post terkait

0 comments: