Memaksa,terpaksa,dipaksa

19.17 Abary 0 Comments

16 oktober 2013 
10.45 siang

Apa arti ibadah?

Bagi saya yang muslim,ibadah adalah bentuk pengabdian terhadap tuhan sebagai terima kasih atas segala nikmat. Itulah pengertian ibadah bagi saya. Karena agama adalah abstrak,tentunya pengertian bagi bermacam macam orang pasti berbeda. Lalu apa yang terjadi jika agama dipaksa?

Di sekolah saya,baru saja dikeluarkan kebijakan yang membuat ketawa. Hari senin,masuk. Ya sebagai pelajar saya hanya menginginkan libur,bentuk keinginan. Hari selasa,lebaran idul adha. Tanggal merah yang tertera merah kami pelajar diharuskan datang dan solat di sekolah,sembari mengurus idul adha sekolah

Dimana lebaran saya? Karena tidak perduli,saya memilih tidak masuk. Lebaran,mau tanggal merah maupun tidak adalah momen yang bersahaja. Dan saya memilih libur,sebagaimana hak saya berkala.

Apakah salah?

Relatif,tentatif. Tentu bukan hanya saya yang protes akan hal ini. Tapi apa daya? Ibadah yang harusnya dilakukan semua orang,sudah dibebaskan kepada individu sebagai negara berdemokrasi. Kita hidup di sebuah pilihan,dimana kami harus beribadah. Beragama. Saya bukan dari salah satu anti religi,tapi saya mendukung kebebasan individu,entah bagaimana dia berkorelasi dengan agamanya,bertolak dengan ibadahnya,maupun bertopang pada keyakinannya. 

Hidup semakin kompleks,ya

Post terkait

0 comments: