are you okay?

18.51 Abary 0 Comments

9 april 2014
18.42 malam

kalimat diatas bisa berarti banyak hal bagi seseorang. bisa menjadi penyemangat pada saat kita sakit,bisa menjadi motivasi saat kita jatuh,bisa menjadi alat untuk mengeluarkan kejujuran,dan bisa juga menjadi satu senjata yang ampuh untuk membunuh hati seseorang

are you okay? atau dalam artian kasarnnya adalah "Apakah lo baik baik saja?" bisa jadi hal yang menyedihkan kalau orang yang menyanyakan hal itu kepada ita,adalah sumber dari masalah yang membuat kita tidak "Okay". Individu yang dimaksud tidak seharusnya memaksa keinginan untuk tahunya sehingga kita,atau yang tidak okay,harus menjawab pertanyaan tadi. sebenarnya,tidak lah penting apa yang kita jawab. bahkan,kita memiliki hak untu menjawab kalimat tadi. apakah kita harus melawan,mendiamkan,menjawab bohong,melotot,marah,atau bahkan menjawab jujur. semua pilihan ada di tangan kita sendiri. namun,yang jadi pertanyaan pula adalah apakah "Are you okay" ini akan menjadi kalimat mutakhir,karena kita tidak tahu,apa reaksi lawan bicara kita saat kita menjawab pertanyaan tadi.

Saya baru saja menonton sebuah serial,gak usah disebut deh judulnya. yang jelas seru. seru sekali. di salah satu scene serial ini ada seorang lelaki yang bilang ke perempuan ini,yang notabene nya mantan istrinya bahwa dia sudah tidak bisa perduli lagi dengan dirinya. diakhir kata,dia berkata, "Are you okay?",namun,si hawa hanya menjawab dengan kebisuan. karena saya yakin,dia sendiri pun tidak mengetahui apa yang harus dia jawab.

adalah suatu hal yang indah dan sempurna apabila kita mencintai seseorang. rasa hangat yang kita miliki di dalam hati dan jiwa  yang kita rasakan setiap kita memikirkan dia,dengan bonus apabila dia juga mencintai kita seperti kebalikannya. namun hal ini menjadi mawar yang berduri,apabila manusia yang kita pilih untuk cintai menjadi lawan untuk hidup,karena dia tidak mencintai kita. lebih sakitnya lagi,apabila manusia ini,juga tidak mencintai kita

lagi

bahwa kita sudah tidak bisa menyelamatkan rasa yang ada di diri,karena manusia berubah dan meninggalkan luka,sehingga tidak ada lagi kata bahwa mereka saling mencintai. dia sudah tidak bisa mencintai kita,lagi.



...

dengan ini,saya menjadi berfikir apabila saya menjadi orang yang bertanya. "Are you okay? Apa kamu baik baik saja?"

dan apa yang harus saya lakukan saat saya mengetahui jawabannya

Post terkait

0 comments: