#GladToHear : GAC – Stronger

15.24 Abary 0 Comments

15 Juli 2016
14.57 sore

Glad To Hear merupakan salah satu rubric artikel yang gue coba bentuk. Glad to hear merupakan halaman yang mencoba mereview bermacam macam musik dari pendapat pribadi gue. Namun, karena gue sangat dan selalu mendukung pasar lokal, maka nantinya mungkin Glad to hear akan gue fokuskan ke musik Indonesia.

Serius deh gue, musik Indonesia nggak kalah keren kok, jadi give them a chance ya! Tonton mereka secara langsung kalo lo gak percaya ada banyak harta karun di industri musik Indonesia. Berikan dukungan dengan nggak membajak lagu lagu mereka, tapi kalau mahal, ya nonton video clip mereka di youtube dan like and share udah sangat membantu kok.

Nah, kali ini gue mau coba review album trio anak muda yang formatnya agak jarang. Trio ini terbentuk dari satu pasangan bersaudara dan satu cewek cantik. Gamaliel Audrey Cantika, setelah kemarin selesai rilis album kedua mereka dengan judul stronger.



Berbeda dengan album pertamanya, GAC tampak lebih percaya diri dengan musik mereka saat ini. Sudah pasti, sih. Dengan usia mereka yang bertambah, sudah pasti mereka bertambah dewasa dan udah lebih tau arah musik mereka kemana.

Gamaliel kini nggak trying too hard untuk masuk ke 'scene' yang dia inginkan yang entah hip hop dengan berusaha nge dance atau gimana. Dia lebih ‘kalem’ dan suaranya yang memang nggak perlu banyak polesan mulai terdengar. Meskipun Audrey adalah anak bawang di grup ini, cewek ini nggak takut untuk nunjukin taringnya. Lewat ‘Kamu’, liriknya lebih dewasa tapi nggak norak. A classy ballad. Untuk Cantika, ya gue emang suka suaranya sih. Dan fashion sense dia baik, jadi menurut gue dia oke di album kedua ini, bahkan membaik.

Salah satu perks dari diurus sama major label seperti GAC ini adalah pemantapan. GAC tampak lebih mantap di berbagai sisi. pengkonsepan album, arah musik, stage act, video clip, sampai fashion dan pembawaan mereka melalui social media mereka tampak tertata rapih, attitude dan stage act juga rapih. Salah satu kemenangan dari major label juga adalah pengalaman mereka yang segudang. Jadinya, GAC nggak norak. Nggak jatuh ke mainstream market, bikin lagu cinta cintaan dengan nada yang klise. Makanya, range lagunya juga luas. Dari ballad cinta cintaan remaja, lagu penyemangat, lagu yang sedikit upbeat, juga ada lagu yang memoles rasa nasionalisme.

10 lagu di album ini menurut gue cukup berwarna. Cantika nggak di kick out, malah lebih ke dirangkul dan bener menjadi trio. Meskipun gue nggak kenal personal sama ketiga orang GAC ini, dari stage act yang gue tonton gue cukup yakin mereka cukup dekat di kehidupan mereka masing masing.



Favourite track dari gue untuk album ini sudah pasti hit single nya "Bahagia" karena liriknya yang berisi. "Stronger" juga bagus, menceritakan tentang pelajaran yang bisa diambil dari kegagalan. "Terbang", singlenya Gamaliel ternyata cukup menarik gue untuk memutar ulang track, ada warna RnB tersendiri dari suaranya Gamaliel.

Salah satu fitur dari album ini adalah ada elemen elemen kecil yang menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Seperti di lagu "Untuk Indonesia", di intro lagu mereka menggunakan dentingan suara asli (seperti ting ting) yang di remix dan justru memperkaya instrument lagu dan saling melengkapi musik dan instrumen serta mix lagu.

.


Overall, gue enjoy sih album ini. Album pertama GAC yang self titled sebenarnya gue suka juga, cuma yang album ini, jauh lebih matang aja konsep nya dan mendalam. Nggak cuma musiknya aja, tapi konsep album secara keseluruhan. Tantangan GAC kedepannya adalah, mengalahkan keberhasilan mereka saat ini. To top the success they’ve made themselves. Kira kira bisa nggak ya? Mari kita nikmati perjalanan GAC kedepannya. Good work and good luck!

Post terkait

0 comments: