Senja di Hari Jum’at

14.17 Abary 0 Comments

19 Agustus 2016
14.07

Siang menuju sore, merupakan waktu yang tepat untuk menuangkan ide kreatifmu dan membuahkan sebuah karya



Wah lagi suka lagu diatas nih. Lagunya Meghan Trainor dari album terbarunya. Meskipun sederhana, lagunya cukup manis dan menyenangkan. Enak didengar untuk bersantai.
Setelah mendengar lagu tersebut, ada beberapa momen yang tercuplik di kepala gue. Salah terbanyaknya, adalah ketika gue terbiasa bersantai di hari Jum’at sore. Bagi gue, Jum’at adalah hari yang special. Hal ini mulai gue sadari ketika gue beranjak puber, alias jadi anak sekolah menengah pertama.

Ketika itu, gue masih sangat polos. Sehingga, kegiatan gue ya hanya berkutik di sekolah dan les atau main di lingkungan rumah. Jika hari jum’at datang, sekolah gue yang selesai setelah shalat jum’at pun beranjak sepi dari waktu ke waktu. Biasanya, gue tetap berada di sekolah untuk ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (yep, dulu gue anak klub sains loh) yang kemudian dilanjut obrol mengobrol satu sama lain dengan teman teman.

Ngobrol tersebut biasanya beranjak lama. Sampai ashar, kita tetap duduk dengan angin sepoi dan suasana tidak ramai tapi tidak sepi. Kalau diingat, sebenarnya SMP gue lingkungannya sangat enak dan nyaman. Sehingga, kita yang saat itu masih tanggung sangat suka bercengkrama dengan keadaan sekolah yang juga mendukung.

Nah, beranjak ke SMA gue mulai menghargai waktu di rumah. Kalau bisa, geu selalu mengusahakan agar pulang sebelum jam 4 sore agar tidak terjebak macet Jakarta yang cukup jahat. Kemudian, gue akan bersantai di rumah dengan keadaan menuju maghrib. Meskipun sederhana, hanya dengan cemilan dan televisi, gue sangat menikmati hal tersebut. karena ada senja di Hari Jum’at.

Meskipun kemudian beranjak dewasa, gue mulai terbiasa untuk pergi sana sini karena slogan “Thank god it’s Friday”. Mereka yang bilang, kalau hari Jum’at patut diselebrasikan, sebuah gerbang menuju kebebasan alias akhir pekan tempat kita liburan. Ternyata pergi sana sini juga nggak selamanya enak kok, ada kalanya gue merasa lelah dan kembali ingin ke masa SMP gue, ketika gue hanya duduk di atas tangga terkekeh kekeh dengan teman teman sambil makan jajanan macam crepes atau botol minuman kemasan.

Sehingga, gue mulai mensyukuri apa itu hal hal kecil. Seperti gue yang sudah berkuliah, terbiasa untuk pulang ke Jakarta dari kos kosan di Jum’at sore. Setelah berkereta ke stasiun karet, gue terbiasa memesan ojek online agar efisien. Setelahnya, jalanan Jakarta cukup bersahabat ke arah rumah gue. Gue pun, bisa menikmati lagu dan tetap menikmati kesenangan gue : senja di Hari Jum’at.


Kadang pun, setelah menikmati hal kecil di dunia, lo mulai terbiasa untuk tidak meminta lebih, dan mulai menikmati masa kini dengan penuh sukacita

Post terkait

0 comments: