Buah Pemikiran Akademis

13.39 Abary 0 Comments

2 Mei 2017
13.25 Siang

A growing pain.


Gue tidak tumbuh di lingkungan keluarga yang kompetitif. Gue sedikit banyak belajar nilai nilai kompetisi ketika gue mulai serius berolahraga di Softball, kemudia atletik. Dimana kemampuan diukur dengan angka dan setiap orang berusaha menjadi yang terbaik. Dari sana lah, kebiasaan untuk ingin menjadi nomor satu selalu timbul.

Sebenarnya, gue selalu merasa gue harus menjadi nomor satu. Nama gue yang berawal dari abjad A besar diikuti dengan huruf B membantu gue selalu melejit menjadi absen satu dari kelas TK A hingga kelas 12 SMA. Tidak bisa dipungkiri, hal tersebut membantu gue menjadi orang yang siap bertempur. Karena mau nggak mau, gue akan maju pertama di berbagai hal. Nyatanya, pengalaman itu juga membantu gue menjadi orang yang ingin selalu menjadi nomor satu.

Meskipun gue tidak terlalu kompetitif sebanyak orang lain, dunia perkuliahan membantu gue untuk mengembangkan rasa kompetitif gue. Buah pemikiran akademis gue ini sudah gue pikirkan selama beberapa waktu kebelakang. Sebuah worry yang gue rasa entah kenapa, bisa terjadi di masyarakat muda Indonesia. Khususnya,  kampus tempat gue menimba ilmu, Universitas Indonesia.

Gue merasa, banyak dari anggota organisasi ini tidak menempatkan diri mereka sebagaimana mestinya. Gue merasa, banyak mahasiswa tidak menjadikan diri mereka sebagai peran penggerak di masyarakat. I know right? Bullshit Abary says. Gue tau kok. Hal ini sudah sering banget gue dengar dari bermacam pihak diluar. Dan gue juga merasa memang nature para Indonesia untuk menyuarakan pendapatnya.

Namun gue berpikir sebentar, apa yang bisa gue lakukan untuk merubah hal tersebut? Setidaknya dengan media yang gue miliki, blog ini misalnya, mulai menyebarkan kesadaran kepada masyarakat akan isu yang berkembang ini. Gue khawatir, kecewa, dan sedih. Bahwa sekarang banyak sekali mahasiswa yang bersikap malas, mudah marah kalau ditanya kelas pengganti, menjadi brengsek ketika mengerjakan tugas. Bukankah itu adalah tanggung jawab mendasar seorang mahasiswa? Selain dari Tridarma yang sudah diberikan?

Memang kita lahir di tempat yang bisa menjadi siapa saja. Tapi jika kamu diberikan pilihan untuk bisa menjadi siapa pun,


Setidaknya jadilah versi terbaik dari pilihan lo itu sendiri.

Post terkait

0 comments: