Kelasan Tidak Sendiri

20.41 Abary 0 Comments

10 Desember 2017
19.46 malam

Di Gudang Sarinah, Sisitipsi sedang main
Hasil gambar untuk 2017 jakarta biennale closing
the poster of the event

Diantara mereka yang tengah menikmati permainan lihai nan handal dari pemusik yang tengah naik panggung, yaitu Sisitipsi - band dirty jazz yang gue kadang suka kadang tidak dengarkan. Malam ini, gw pun memilih duduk sendirian di tengah keramaian yang meneriakkan nama-nama alkohol lokal. Di gemerlap tersebut, ada teman-teman gw juga yang sedang menonton. No, am not that sad untuk datang ke konser yang sudah gratis sendirian pula. Not that it is a bad thing, toh gue sering begitu pula. Cuma sekarang, memang lagi ingin sendiri : duduk di tengah sound system yang baik suaranya serta tata cahaya panggung yang oke banget asli deh beam sampai ada lima belas lampu. But yah


Karena saking ramainya,

Gue sampai ngerasa kecil banget sebagai seorang manusia.

Pernah kan lo ngerasa kayak gue? Ketika mereka yang niat mampus pake wardrobe dan gue yang baru saja selesai kerja kelompok analisis konsumen untuk uas - tentunya gue semakin butiran debu diantara mereka yang ya aduh keren keren amat. Meskipun banyak yang tengah katarsis, (dan gue juga katarsis menikmati musik pula) gue berusaha untuk memahami 2017 yang cepet banget berjalannya. 

Yoi, ini lah post refleksi akhir tahun. He's back : the reflective version of Abary yang kayaknya, kalau nulis, bawaannya kayak mau bunuh diri
Oh shit, gue kebelet kencing

Se nggak jelasnya artikel kali ini, gue masih berusaha kembali aktif menulis. Karena kalau nggak, apalagi sih yang bisa bikin waras diantara keramaian pegang alkohol ini -

Post terkait

0 comments: